Ketika Kesalahan Menyakiti Orang Lain
Kita semua tahu saat ketika tanpa makna terhadap sesuatu yang kita katakan atau lakukan menyakiti orang lain. Kita menyakiti seseorang yang kita sayangi, dan teman, saudara, atau pasangan itu menderita karena tindakan kita. Tidak pernah ada niat untuk menimbulkan rasa sakit, tetapi sekarang karena perbuatan itu dilakukan tidak ada menghapusnya dari keberadaan. Ketika kesalahan dibuat, kedua orang dalam hubungan itu bisa terluka.

Orang yang tersinggung akan sering menyuarakan perasaan mereka, dan sangat penting untuk didengar. Mereka perlu mengungkapkan bagaimana kata-kata atau tindakan inferior mempengaruhi mereka, dan mereka perlu mengakui rasa sakit mereka. Mungkin sulit bagi mereka untuk berbicara tentang apa yang terjadi, tetapi ketika mereka benar-benar terbuka, penting untuk mengesampingkan perasaan Anda sendiri, menempatkan diri Anda pada posisi mereka, berbelas kasih, dan memvalidasi apa yang mereka rasakan.

Orang yang telah melakukan kesalahan kemungkinan akan merasa bersalah, malu, dan malu. Bisa ada perasaan yang mengerikan di dalam, terutama rasa sakit dan penyesalan karena menyakiti orang lain, terutama jika orang itu adalah seseorang yang sangat dicintai. Kadang-kadang rasa sakit itu sama hebatnya bagi si pelaku dan juga bagi yang tersinggung, karena penyesalan yang mendalam. Mungkin sulit untuk memaafkan diri sendiri karena melakukan penilaian yang buruk, dan atas kerusakan yang disebabkannya. Jika ini adalah masalah serius, mungkin akan ada putusnya komunikasi antara kedua orang tersebut, yang mengakibatkan keterasingan lebih lanjut.

Dibutuhkan keberanian untuk mengakui kesalahan, menerima tanggung jawab untuk itu, dan mencoba menebus kesalahan. Penting untuk mengakui apa yang dilakukan sesegera mungkin, sehingga permintaan maaf dapat dibuat dan penyembuhan dapat mulai terjadi. Bergantung pada tingkat keparahan situasinya, perlu waktu cukup lama bagi orang yang terluka untuk pulih dan memaafkan, dan agar hubungan tersebut diperbaiki. Terkadang hubungan tidak bisa diselamatkan dalam jangka panjang, tetapi permintaan maaf yang tulus harus ditawarkan.

Sebagai manusia kita tidak sempurna, dan kita akan membuat kesalahan sepanjang jalan. Terkadang kita akan melukai orang-orang yang paling kita cintai dan pedulikan, yang mengakibatkan kita juga terluka. Tentu tidak akan mudah, tetapi dengan kesabaran dan waktu dimungkinkan untuk memperbaiki hati yang hancur, perasaan yang rusak, dan hubungan yang tegang. Komunikasi, cinta, dan pengertian akan menuju pendamaian dan rekonsiliasi.

Petunjuk Video: KETIKA HATIMU SULIT UNTUK MEMAAFKAN (Video Motivasi) | Spoken Word | Merry Riana (Oktober 2020).